JFSW Kepulauan Selayar,Agustus 2018
Sementara itu Mustakim, S.Sos selaku ketua LK3 bantaeng dan sekaligus
bagian dari UPT Sipakatau, yang ditemui wartawan disela perjalanan menuju Desa Bontojati,
lokasi PUSKESSOS berprestasi di kab. Bantaeng, membenarkan kunjungan Sekretarsi
LK3 Tanadoang Kep.Selayar, menurutnya apa yang dilakukan LK3 Tanadoang adalah
langkah positif dan ini perlu direspon mengingat LK3 adalah lembaga yang
menangani keluarga bermasalah psikososial, perlu diketahui hampir semua masalah
sosial yang terjadi itu berawal dari keluarga, untuk itu dibutuhkan perhatian
serius bagi pemerintah setempat dimana LK3 itu berada, untuk memberikan
dukungan bukan hanya infrastruktur namun termasuk juga penyedian SDM yang
handal, dan juga tentu dukungan pendanaan,” Jelas Mustakim
Sekretaris LK3 Tanadoang, Nur Alif Dahmal, SE didampingi Operator
Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS NG) Dinas Sosial Kep.Selayar,
Ahmad Rus’an, ST Kunjungi UPT Sipakatau Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT)
Kab. Banteng, 17/08/2018
Dalam kunjungan tersebut pihak LK3 Tanadoang diterima Langsung oleh
koordinator UPT Sipakatu, Attek, S.Sos didampingi Ketua LK3 bantaeng, Mustakim
bersama TKSK Kec. Lamalaka Irwan. Disamping mengunjungi Dinas Sosial Bantaeng,
Sekretaris LK3 Tanadoang juga mengunjungi
Pusat Kesejahteran Sosial (PUSKESSOS) berprestasi di Desa Bontojati
Kepada wartawan, nur alif dahmal menjelaskan, kunjungan ini dilakukan
atas inisiatif LK3 Tanadoang dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat
secara umum dan klien LK3 Tanadoang pada khususnya
...“ dalam membantu masyarakat utamanya klien LK3 Tanadoang dalam
memecahkan persoalan keluarga, LK3 Tanadoang Dinas Sosial Kab.Kepulauan Selayar tidak dapat bediri sendiri,
sebagai sebuah wadah konsultasi dan juga rujukan, LK3 tanadoang harus bisa
melahirkan pelayanan yang terpadu lintas sektor, baik dengan Pengadilan Agama
dalam hal ini Kantor Urusan Agama untuk masalah perkawinan baik cerai maupun
rujuk, Kepolisian dan Kejaksaan dalam hal ini salah satu contoh dalam
penanganan Anak berhadapan Hukum atau ABH, dengan Pihak Tenaga Kerja untuk masalah Ketenaga Kerjaan,
Pihak BPJS untuk perlindungan Sosial Keluarga dalam bidang Kesehatan, dan banyak
lagi pihak yang harus kita ajak kerjasama dalam mencari solusi terhadap maslah
yang dihadapi keluarga.
Oleh karena itu lanjutnya, kenapa kami memilih UPT Sipakatau sebagai
tempat untuk berkoordinasi ? itu karena, disamping jaraknya dekat, hemat biaya, karena memang LK3 sangat minim biaya, UPT tersebut sudah memberikan contoh bagaimana melakukan pelayanan
lintas sektor bukan hanya terhadap individu tetapi juga yang berbasis keluarga,
contohnya mereka melibatkan LK3 dalam rujukan untuk penanganan masalah
keluarga. Baiknya mereka sudah mendapat penghargaan tingkat nasional terkait
hal tersebut”... jelas Alif
Ia juga mengatakan bahwa bukan hanya kab. Selayar yang berkunjung ke
bantaeng untuk berkoordinasi terkait pelayanan terpadu, beberapa Kabupaten Kota
sudah pernah dan menyampaikan hal yang sama, “ mungkin dalam waktu dekat ini
kab. Bulukumba dan Pangkep juga sudah menyampikan akan datang berbagai
informasi,” kata Mustakim








