Dihubungi secara terpisah Kapolsek
Bontosikuyu, AKP Muhammad Ali, membenarkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa”
pada saat kejadian, sebagian warga yang mengalami bencana tidak berada
ditempat, masing – masing sedang melakukan aktifitas, bahkan ada salah seorang
anak berumur 10 tahun nyaris ikut terpanggang karena sedang tertidur lelap saat
kejadian, namun hal itu dapat diantisipasi oleh beberapa petugas polsek yang
berada dilokasi, setelah menerima informasi dari masyarakat dengan cepat
menolong anak tersebut sebelum api benar-benar melalap habis bagian belakang
rumah tersebut.
Menyinggung masalah kesiapan
PMK saat kejadian, Muh. Ali mengatakan,”
kesigapan PMK (Pemadam Kebakaran) dalam masalah tersebut cukup baik dan cukup
cepat, tidak sampai 30 menit setelah dihubungi mereka sudah berada dilokasi,
padahal jarak antara Benteng ibu kota Kabupaten dengan Kecamatan Bontosikuyu
cukup jauh,namun karena kondisi seperti yang telah disebutkan sebelumnya
sehingga PMK pun tak dapat berbuat banyak.”ungkapnya
Hal senada juga disampaikan oleh
pihak keluarga korban yakni Usdin saudara dari Uswati istri dari Zulfikar
(berada di makassar saat kejadian) yang dihubungi Sidik Nusantara beberapa
waktu kemudian, mengatakan bahwa,”saat kejadian angin memang bertiup sangat
kencang sehingga kobaran api sulit dikendalikan, untung saat itu masyarakat
sudah banyak yang berdatangan membantu sehingga api tidak sampai merambat ke
rumah-rumah lainnya.” Kata Usdin, ditanya tentang bantuan bencana , usdin mengatakan
telah menerima bantuan dari beberapa pihak seperti dari Badan Penanggulangan
Bencana Daerah dan Dinas Sosial Kab.Kep.Selayar serta beberapa pihak yang peduli
terhadap bencana yang dialami oleh saudaranya tersebut. Bahkan Wakil Bupati Kepulauan
Selayar, Saiful Arif, SH juga telah datang kemari untuk memberikan bantuan.”
Kata Usdin (YD)